Sifat Wajib Rasul, Mustahil dan Zais Beserta Penjelasan

Assalamu Alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Berikut ini adalah wajib, tidak mungkin dan sifat rasul Allah yang harus diketahui oleh kita, akan dibahas di sini.

Dilansir dari waheedbaly.com Ada enam rukun iman bagi agama Islam yang harus dipercaya dengan keyakinan penuh untuk menjadi benar, salah satunya adalah imam Rasulullah yang merupakan rukun iman keempat.

Rasul Allah adalah hamba pilihan yang ditugaskan oleh Allah untuk mengundang umat manusia di jalan yang benar.

Perbedaan antara Nabi dan Rasul

Berikut ini yang membedakan seorang nabi dan seorang nabi adalah;

Nabi adalah hamba Allah yang berjenis kelamin laki-laki yang menerima wahyu dari Allah SWT, tetapi tidak didorong dan tidak berkewajiban menyebarkannya kepada orang-orang.

Sementara Rasul adalah orang yang berjenis kelamin laki-laki yang telah diberi wahyu, ia memiliki kewajiban untuk menyebarkan wahyu kepada umatnya untuk kembali ke jalan Allah dan menyembah Allah.

Sekarang ini adalah perbedaan kecil antara seorang Nabi dan Nabi, yang keduanya telah menerima wahyu hanya tentang fakta bahwa ada seseorang yang disuruh membagikannya kepada orang-orang dan mereka yang tidak.

Nabi adalah utusan Allah untuk memimpin dunia dan membimbing orang untuk mengetahui bahwa manusia adalah ciptaan Tuhan, jadi seorang Nabi diutus untuk membuat orang-orang sadar bahwa mereka akan kembali kepada Allah dan menyembah Allah.

Jangan menyembah selain Allah dan mendewakan selain Allah, yaitu patung, matahari, bintang, bulan dan pohon-pohon besar, kemudian dikirim oleh seorang Nabi untuk kembali ke jalan yang benar.

Seorang nabi juga berperilaku seperti manusia normal yang perlu makan, minum, tidur, dan sebagainya. tetapi bagi seorang Nabi diberikan hak istimewa bahwa Allah menerima sifat terpuji.

Sifat terpuji untuk seorang nabi adalah sifat wajib baginya yang merupakan milik seseorang yang memiliki gelar nabi, sebagai model bagi umatnya.

Sifat wajib dari Rasul

Nabi diberi hak istimewa empat karakteristik yang selalu dipertahankan dalam kinerja dakwahnya, termasuk:

1. Shidiq
Shidiq berarti bahwa itu benar, benar dalam semua kata, perasaan, dan tindakan, sehingga Rasul tidak mungkin berbohong dan melakukan apa yang tidak benar adalah kata-kata, perasaan, dan tindakan.

2. Amanah
Amanah dalam bahasa Arab memiliki arti yang bisa dipercaya. oleh karena itu mustahil bagi seorang nabi untuk mengkhianati dalam mengirimkan wahyu dan perintah Allah kepada umat manusia.

3. Tabligh
Tabligh bermaksud untuk berkomunikasi, jadi seorang Nabi pasti akan memberikan apa yang telah diperintahkan Allah bagi umatnya dan tidak mungkin bagi seorang Nabi untuk melanggar perintah dan ajaran Allah yang diwahyukan kepadanya.

4. Fathanah
Fathonah memiliki arti menjadi cerdas atau cerdas, sehingga tidak mungkin bagi seorang nabi gila, seorang nabi untuk menjadi cerdas dan cerdas, karena Allah memberikan kecerdasan untuk menghadapi orang-orang dengan berbagai macam pikiran, sehingga ia tentu saja seorang nabi yang cerdas.

Sekarang ini adalah sifat wajib bagi Nabi yang selalu terjaga, untuk menyebarkan perintah Tuhan kepada umat-Nya.

Selain sifat wajib Rasul ia juga memiliki sifat mustahil, berikut penjelasannya

Sifat Mustahil dari Rasul

Sifat yang mustahil bagi seorang Nabi adalah kebalikan dari sifat wajib yang berarti sifat yang mustahil bagi Nabi dan karakteristiknya

1. Kidzib
Kidzib memiliki arti berbohong atau berbohong, sifat kebohongan dan kebohongan tentu tidak mungkin memiliki seorang rasul karena mereka selalu terjaga dan dijaga oleh Allah SWT, baik kata-kata, perasaan maupun tindakan.

2. Pengkhianatan
Pengkhianatan berarti bahwa seseorang tidak dapat mempercayai, sehingga Rosul tidak mungkin mengkhianati karena saya adalah seorang utusan Allah yang selalu terjaga dalam menyampaikan wahyu Allah kepada umatnya.

3. Kitman
Arti dari Kitman adalah untuk menjaga wahyu, tidak mungkin bagi seorang Nabi untuk menyembunyikan perintah dari Allah yang harus ditransmisikan kepada umatnya.

4. Jahlun / balada
Baladah berarti bodoh, seperti dijelaskan di atas: Rasul adalah hamba pilihan yang tidak mungkin bodoh karena Allah memberikan kecerdasan yang luar biasa, sebagai kecenderungan untuk memberikan wahyu yang diperintahkan Allah.

Ini adalah empat sifat yang bertentangan atau tidak mungkin dimiliki oleh seorang Nabi, setelah dua karakteristik yang berlawanan ini adalah atribut lain yang harus kita ketahui.

Sifat Jaiz

Bahkan Rasulullah SWT (Rasul) memiliki sifat yang sama dengan manusia biasa, yang disebut sifat Tuhan. Sifat Jaiz bagi Rasul adalah A’radhul Basyariyah yang artinya sama dengan sifat manusia pada umumnya yang haus, lapar, mengantuk, bisa sakit dan bahkan mengalami kematian,

Ini adalah sifat sejati para Rasul dengan cara yang sama seperti manusia pada umumnya. Wallohu A’lam

Demikian pembahasan tentang sifat-sifat bagi para Nabi dan Rasul yang perlu kita bahas, semoga pembahasan singkat ini bisa bermanfaat.

Terima kasih, Wassalam