Contoh Karangan Narasi Panjang dan Pendek Berikut Penjelasannya

Esai narasi panjang

Sebagai hasil dari persiapan konstruksi

Sinar pagi menembus jendela kamarku. Sinar bersinar di wajahku sampai aku bangun. Saya membuka mata saya dengan sangat cerah dan melihat jam dinding di kamar saya. Saya langsung kaget dan melihat jam pada pukul 6:30 pagi. Aku dengan cepat melompat dari tempat tidur di kamar mandi. Ketika saya tiba di pintu kamar mandi, saya meletakkan di bawah kain basah, untungnya saya tidak jatuh dan melukai tubuh saya.

Setelah mandi, saya langsung berpakaian rapi. Kemudian saya sarapan dengan ayah dan ibu saya. Kemudian saya menyapa orang tua saya dan langsung pergi ke sekolah dengan sepeda motor. Jarak dari sekolah ke rumah saya tidak begitu jauh sehingga saya tiba di sekolah hanya sekitar 15 menit. Untungnya belum terlambat, pikirku. Saya langsung pergi ke kelas saya. Ketika saya sampai di sana, saya melihat bahwa semua teman saya sedang mempersiapkan upacara.

Kemudian saya juga bersiap untuk menghadiri upacara. Namun, mencari topiku di tasku, aku terkejut bahwa topiku tidak ada di sana. Saya mulai panik. Bayangkan dihukum sendirian di depan lapangan seremonial dan diejek oleh teman-teman. Karena saya tidak ingin dihukum, saya ingin mengambil topiku di rumah. Saya juga melihat jam pada jam 7:00. Saya pikir masih ada waktu bagi saya untuk pulang.

Saya kembali ke rumah. Setelah melepaskan topiku, aku kembali ke sekolah. Saya mengendarai sepeda yang sangat cepat. Selama perjalanan sepeda saya tiba-tiba berhenti tiba-tiba. Saya bahkan lebih panik ketika memeriksa apakah sepeda saya kehabisan bensin. Saya harus mendorongnya sambil mencari pompa bensin terdekat. Untungnya, saya menemukan stasiun layanan tidak jauh dari sepeda saya. Kemudian saya membeli bensin dan segera mengendarai sepeda saya.

Setelah bersekolah, semua siswa telah berkumpul di kamp upacara. Ternyata upacara itu baru saja dimulai. Saya berlari ke kamp upacara dan berbaris bersama teman-teman saya. Saya lega bahwa saya sudah memiliki topi dan siap untuk upacara. Ketika upacara berlangsung, guru melakukan penggerebekan dan memeriksa kebersihan dan kelengkapan semua siswa. Saya terlalu pendiam, saya pikir saya tidak akan dihukum.

Namun, guru itu tidak diharapkan datang kepada saya dan mendaftarkan nama saya. Ternyata saya tidak memakai ikat pinggang. Senyum yang keluar dari pipiku tiba-tiba menghilang. Saya lupa saya tidak melepaskan sabuk yang belum terpasang pada celana Pramuka. Saya menyerah untuk menerima hukuman yang akan saya terima.

Setelah upacara, guru BK mengumpulkan semua siswa yang diterima. Ada selusin siswa, termasuk saya, yang terjebak dalam penggerebekan kali ini. Kami berdiri di depan halaman setiap sepuluh menit. Setelah itu, guru datang dan mengajar kami. Saya hanya bisa mendengar kata-katanya. Kemudian kami juga menerima penalti untuk membersihkan kamar mandi sekolah.

Gagal menghindarinya, aku menghabiskan waktu dua jam merapikan kamar bau pria yang terkenal itu. Saya juga menyadari bahwa segala sesuatu yang tidak siap akan menjadi bencana besar. Inilah sebabnya saya selalu menyiapkan perlengkapan sekolah sebelum tidur di malam hari.

Esai narasi pendek

Berkunjung ke rumah paman

Liburan sekolah tahun lalu ada di kota Bandung bersama ayah saya, ibu saya dan saudara perempuan saya. Kami mengunjungi rumah paman saya yang tinggal di sana berlibur bersama sepupu saya Suadara, Shinta dan Jojo.

Perjalanan dari kota saya memakan waktu sekitar 2 jam dengan pesawat. Setelah kedatangan saya, sepupu saya mengundang saudara perempuan saya dan saya untuk pindah ke kota. Kami mengunjungi banyak tempat unik dan menarik khas kota Bandung. Tempat pertama yang kami kunjungi adalah Trans Studio Bandung. Tempat ini adalah kendaraan mainan indoor terbesar di Asia. Di sana kami bermain dengan gembira dan kami senang melakukan tur yang menyenangkan seperti Roller Coster dan lainnya.

Tidak perlu dua jam untuk sampai ke Bandung di Trans Studio. Setelah puas, kami mencari tempat untuk makan siang dan pulang karena sudah sore.

Sumber : karangan narasi

Baca Juga :

Cara Membuat Proposal Yang Menarik