Anda Pekerja Kantoran? Yuk Disimak Pola Makan Sehatnya

Tubuh yang sehat dan kehidupan yang produktif adalah impian semua orang, termasuk karyawan, yang dibayangi oleh banyak tugas dan tujuan. Namun, tingkat aktivitas dan stres yang tinggi, disertai dengan kurangnya aktivitas fisik dan gizi buruk, membuat karyawan rentan terhadap masalah kesehatan di usia muda, seperti obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung.

Komitmen di kantor sering mengarah pada kebiasaan makan sehat yang bukan prioritas utama dan ketersediaan makanan sehat yang masih minim di tempat kerja. Lagi pula, banyak karyawan memilih makanan instan, makanan cepat saji atau makanan lain, asalkan nyaman dan mengisi. Pada kenyataannya, perilaku makan seperti itu dapat membuat tubuh rentan terhadap penyakit, pada akhirnya mengganggu aktivitas dan mengurangi produktivitas. Lebih jauh lagi, kebiasaan makan yang tidak sehat dapat menyebabkan masalah obesitas. Pada tahun 2018, jumlah orang dewasa yang kelebihan berat badan dan obesitas di Indonesia meningkat 7% dibandingkan tahun 2013.

Makanan sehat untuk karyawan

3J elemen dalam diet sehat

Menerapkan gaya hidup sehat, termasuk diet sehat, sebenarnya tidak sulit. Kita semua tahu bahwa makanan sehat mengandung berbagai nutrisi yang penting bagi tubuh, tetapi tentu saja jumlah dan jenisnya masih perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Tubuh yang menerima nutrisi yang cukup dapat berfungsi secara optimal dan bergerak dengan baik. Ini tentu penting bagi karyawan dengan tuntutan pekerjaan yang tinggi.

Saat mengelola diet sehat, perlu memperhatikan elemen 3J, yaitu jumlah, jenis dan program:

jumlah
Kuantitas makanan harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Jika jumlahnya terlalu tinggi, ini bisa memicu obesitas, yang pada akhirnya meningkatkan risiko berbagai penyakit.

jenis
Pilih jenis makanan yang baik. Untuk mempermudah, Anda harus memilih alternatif yang lebih sehat. Misalnya, untuk karbohidrat, pilih karbohidrat kompleks seperti nasi atau kentang daripada karbohidrat sederhana seperti kue basah atau kue kering. Sedangkan untuk asupan lemak, sebisa mungkin bukan dari makanan gorengan.

waktu
Tetap makan. Ini untuk menjaga stabilitas gula darah, untuk mencegah kelaparan makan.
Selain diet sehat, berhenti merokok dan minum alkohol serta melawan stres dapat membuat tubuh Anda lebih sehat.

Kiat diet sehat untuk pekerja kantoran

Tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang baik. Ubah kebiasaan makan yang salah dan mulailah dengan diet sehat. Berikut ini beberapa kiat untuk makan sehat bagi karyawan:

Biasakan sarapan

Mulailah hari dengan sarapan sebelum memulai aktivitas. Pilih sarapan seimbang dengan banyak protein, karbohidrat, serat dan rendah lemak dan gula. Misalnya, sarapan yang baik adalah nasi dengan telur rebus atau telur dadar dan sayuran. Anda bisa menambahkan tahu atau tempe. Anda juga bisa sarapan dengan roti gandum dengan telur dan salad. Jam-jam pagi yang ketat berarti bahwa karyawan kadang-kadang menghabiskan sarapan atau mengkonsumsi makanan instan dan makanan yang tidak seimbang dengan nilai gizi, makanan yang tinggi karbohidrat, lemak dan gula dan protein dan, misalnya, nasi uduk , Lontong-Sayur atau bubur ayam menderita. Jika Anda tidak dapat menyiapkan sarapan sendiri, Anda dapat melakukannya dengan membeli sarapan yang sudah jadi dan kemudian menambahkan putih telur, seperti telur, tahu atau tempe. Jadi asupan serat cukup melalui konsumsi buah.

Makan siang secara teratur dan bawalah makan siang Anda

Membawa makan siang Anda membutuhkan usaha ekstra. Dengan menyiapkan makan siang Anda, kami dapat mengukur jumlah makanan yang kami bawa dan menentukan jenis makanan. Dengan cara ini, jumlah makanan yang kita makan tidak terpengaruh oleh kelaparan dan jenis makanan tidak dipengaruhi oleh godaan lingkungan. Juga, ingatlah untuk makan pada makanan biasa. Mempertahankan waktu makan Anda membantu Anda menghindari kelaparan dan kudapan di luar jam makan.

hanya air Hindari minuman dengan tambahan gula,

Bawa camilan sehat

Camilan sehat dibutuhkan di antara waktu makan untuk menjaga kadar gula darah tetap rendah sehingga Anda tidak kelaparan dan makan terlalu banyak di makan berikutnya. Camilan sehat dalam bentuk makanan yang mengandung gula, garam dan rendah lemak mengandung protein dan, jika mungkin, serat. Contoh camilan sehat adalah buah atau kacang.

Tingkatkan penyerapan air

Kebutuhan cairan yang cukup karena air minum yang normal. Minumlah hanya air putih. Hindari minum minuman yang ditambahkan ke gula, minuman kemasan dan minuman lain yang sengaja Anda tambahkan ke selera Anda.

Biasakan makan malam

Jelas penting untuk mengakhiri hari dengan makan malam. Makan malam secara teratur dapat membantu tubuh tidur lebih nyenyak di malam hari. Bahkan jika Anda ingin menurunkan berat badan, makanlah cukup dengan diet seimbang dan jangan makan sama sekali.

Kurangi konsumsi minuman manis

Makan minuman manis, terutama di cuaca panas, sangat menyegarkan. Namun tahukah Anda bahwa asupan gula berlebihan tidak baik untuk tubuh dan dapat menyebabkan diabetes? Pada tahun 2018, lebih dari 10% penduduk Indonesia menderita diabetes.
Jumlah gula yang disarankan per hari sama dengan 5% dari kebutuhan kalori harian atau 20 gram (setara dengan 4 sendok teh). Ini termasuk gula, yang ditambahkan ke makanan dan minuman. Cara termudah untuk mengurangi asupan makanan dan minuman ringan adalah dengan membatasi konsumsi makanan dan minuman kemasan, yang umumnya mengandung gula. Pilih makanan atau minuman kemasan dengan gula seminimal mungkin. Jika Anda ingin menambahkan rasa manis pada makanan atau minuman, gunakan pemanis rendah kalori, tetapi simpanlah dalam jumlah yang wajar.

Mengurangi konsumsi makanan asin

Asupan garam yang tinggi dapat menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Lebih dari lima tahun, orang dengan hipertensi di Indonesia telah meningkat lebih dari 8%.
Jumlah garam yang disarankan adalah 2.300 mg natrium (setara dengan satu sendok teh garam) per hari. Cara termudah untuk mengurangi asupan garam adalah dengan menghindari makanan yang asin atau diawetkan.

Asupan serat yang cukup

Asupan serat makanan yang cukup dapat membantu menjaga perasaan penuh, memfasilitasi pergerakan usus dan menurunkan kadar kolesterol. Seratnya bisa dibuat dari sayuran, buah dan agar-agar. Asupan serat yang cukup melalui konsumsi harian setidaknya 5 porsi buah dan sayuran. Sebagian buah dan sayuran sesuai dengan mangkuk kecil.

Seperti disebutkan di atas, sifat pekerjaan dan aktivitas tinggi mengakibatkan kurangnya aktivitas fisik pada karyawan, yang berkontribusi pada terjadinya obesitas. Aktivitas fisik bukan hanya olahraga di gym atau olahraga kostum. Aktivitas sehari-hari yang melibatkan gerakan tubuh aktif juga termasuk aktivitas fisik. Aktivitas fisik dapat ditingkatkan karena alasan sederhana, mis. Kapan harus naik dan turun tidak melalui lift, tetapi di atas tangga. Anda juga dapat pergi bekerja dengan memarkir kendaraan atau melepas kendaraan umum sedikit lebih jauh dari pintu masuk kantor.

Tidak ada alasan untuk tidak hidup sehat. Karyawan dengan berbagai kegiatan dan batas waktu juga dapat menerapkan gaya hidup sehat. Jika Anda ingin tetap produktif, Anda akan mencintai dan menjaga kesehatan tubuh Anda.

Baca Juga :

Memahami Perbedaan Ban Tubless dan Ban Biasa

Contoh Karangan Narasi Panjang dan Pendek Berikut Penjelasannya

Cara Membuat Proposal Yang Menarik